Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sebuah benda menyerupai mortir ditemukan di tempat pengepul besi tua Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Minggu (13/9/2026) malam tadi.
Benda tersebut sebelumnya ditemukan seorang penyelam tradisional yang mencari besi tua di dasar Sungai Mahakam. Karena bentuknya tidak lazim dan memiliki bobot cukup berat, benda itu kemudian dibawa ke tempat pengepul besi tua UD 5 Putra.
Karyawan UD 5 Putra Amat menjelaskan, benda tersebut datang sekitar pukul 17.30 WITA petang. Saat itu mereka belum mengetahui benda yang dibawa penyelam tersebut diduga merupakan benda berbahaya. “Sekitar setengah enam sore dibawa ke sini,” ujar Amat.
Penyelam tersebut memang sehari-hari mencari material besi tua dengan cara menyelam secara tradisional. Benda yang ditemukan dari dasar sungai itu awalnya diperlakukan seperti material besi lainnya. Namun bentuk benda yang berbeda membuat penyelam mulai menaruh curiga. Pihak pengepul kemudian tidak langsung membeli ataupun memproses benda tersebut. “Di-drop (ditaruh) disini, bukan status dibeli,” jelas Amat.
Amat menyebut benda dengan karakteristik seperti itu baru pertama kali ditemukan di tempatnya. Selain bentuknya yang tidak biasa, berat benda tersebut juga menjadi perhatian. “Belum pernah, baru ini dan sangat berat,” paparnya.
Pamapta III Polresta Samarinda Aiptu Joko Wahyudi secara terpisah menjelaskan, petugas menerima laporan dari warga sekitar pukul 23.00 WITA malam hari.
“Malam ini kami mendapatkan informasi dari warga yang disampaikan ke grup kami sekitar jam 23.00 malam,” kata Wahyu malam tadi.
Polisi yang tiba di lokasi kemudian melakukan pengecekan awal sebelum berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda Kaltim. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya risiko dari benda tersebut.
Tim Gegana selanjutnya datang dan melakukan evakuasi. Benda yang diduga mortir itu dibawa ke Polsek Samarinda Seberang untuk diamankan dan diserahterimakan kepada pihak terkait.
“Tim Gegana datang dan mengevakuasi yang diduga mortir tersebut. Saat ini sudah menuju ke Polsek Samarinda Seberang untuk dilakukan serah terima,” jelas Wahyu.
Berdasarkan informasi sementara, benda tersebut ditemukan di perairan Sungai Mahakam, sekitar 50–70 meter dari bibir sungai dengan kedalaman kurang lebih 25 meter. Masih perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan jenis dan kondisinya. Kepolisian juga belum menyimpulkan apakah benda itu masih aktif.
“Besok (hari ini) kemungkinan akan dievakuasi menuju bunker yang berada di Kota Balikpapan,” tutup Wahyu.
Editor: Aspian Nur




