KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar meningkatkan kualitas pendidikan melalui program beasiswa “Seribu Guru Sarjana” yang menjadi bagian dari Beasiswa Kukar Idaman.
Program ini juga ditujukan bagi para guru aktif maupun calon guru jenjang PAUD, SD, dan SMP, guna mendukung pemerataan kualitas tenaga pendidik di seluruh wilayah Kukar.
Kepala Disdik Kukar, Thauhid Afrilian Noor melalui PPTK, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Kurikulum Pengembangan Sastra Perijinan Pendidikan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Nuraini menjelaskan bahwa pprogram ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada guru dan calon guru di daerah.
"Program ini memberikan beasiswa penuh selama delapan semester atau empat tahun kepada para penerima. Setiap mahasiswa mendapatkan Rp2,5 juta per semester, dengan total bantuan mencapai Rp20 juta," ucapnya, Jumat (24/7/2025) kemarin.
Dana ini digunakan untuk membayar SPP secara rutin setiap semester, meringankan beban biaya pendidikan bagi para guru dan calon guru.
Menariknya, tidak hanya guru aktif yang bisa mendaftar, tetapi juga calon guru yang saat ini berstatus tenaga honorer di sekolah. Syarat utamanya adalah adanya surat keterangan dari kepala sekolah bahwa yang bersangkutan akan mengajar di sekolah tersebut setelah menyelesaikan pendidikan. Ini menjadi bentuk afirmasi nyata kepada tenaga pendidik yang telah mengabdi meskipun belum berstatus formal.
Program ini juga terbuka bagi tenaga kependidikan (PTK) seperti staf administrasi sekolah, selama memenuhi persyaratan. Ketentuan batas usia maksimal 50 tahun juga diberlakukan demi menjaga efisiensi anggaran, mengingat masa pensiun guru adalah 60 tahun. Dengan demikian, lulusan masih dapat mengabdi minimal enam tahun setelah lulus.
"Saat ini, pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan enam perguruan tinggi, yakni Unikarta, Widya Gama, PGRI, Unmul, Universitas Terbuka (UT), dan UINSI," tuturnya.
Mahasiswa dari universitas tersebut yang mengambil jurusan sesuai jenjang yang dibutuhkan dapat menjadi penerima beasiswa. Jurusan yang diakui antara lain PG-PAUD, PGSD, serta bidang studi di SMP seperti IPA, IPS, Biologi, dan Seni.
Dalam proses pencairannya, pemerintah bekerja sama dengan Bankaltimtara. Dana beasiswa disimpan atas nama masing-masing mahasiswa, dan hanya dicairkan setelah laporan akademik dengan IPK minimal 2,75 diterima dan diverifikasi. Mahasiswa kemudian menggunakan dana tersebut untuk membayar SPP ke perguruan tinggi masing-masing.
Seluruh mekanisme teknis pencairan hingga evaluasi akademik diatur dalam Perbup (Petunjuk Teknis Beasiswa Kukar Idaman). Hal ini menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program. Dengan langkah ini, Dinas Pendidikan Kukar berharap mutu pendidikan meningkat, dan ketersediaan guru berkualitas di seluruh pelosok Kukar semakin merata.
Program “Seribu Guru Sarjana” tidak hanya menjadi solusi atas kekurangan tenaga pengajar, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas guru secara sistematis.
"Dengan adanya beasiswa ini pendidikan merupakan investasi jangka panjang, dan beasiswa ini menjadi fondasi menuju pendidikan berkualitas dan merata di seluruh kecamatan di Kukar," pungkasnya. (*)




