Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

Fasilitas Lengkap, MPLS di Sekolah Rakyat Dimulai Pekan Ini

Koran Kaltim
12 Agustus 2025
0 views
3 min
Salah satu ruang asrama di Sekolah Rakyat BPMP Kaltim yang dilengkapi tempat tidur susun dan lemari untuk siswa, siap digunakan saat MPLS dimulai 15 Agustus 2025 (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Balai Pengembangan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Timur (Kaltim) akan dimulai, Jumat (15/8/2025) mendatang.

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk membentuk karakter dan kebiasaan siswa, dengan dukungan fasilitas lengkap serta pendampingan intensif.

Siswa akan datang bersama orang tua dan langsung disambut guru serta kepala sekolah. 

Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Suratna memastikan persiapan pelaksanaan sudah memasuki tahap akhir.

“Sampai 14 Agustus semuanya sudah siap, dengan bantuan guru-guru yang sudah ada di sini,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Selasa (12/8/2025).

Guru akan turun langsung mendampingi siswa selama MPLS. Pelaksanaannya tidak dibatasi waktu harian, melainkan fokus pada kesiapan anak-anak untuk belajar, membangun perilaku dan membiasakan rutinitas baru, mengingat latar belakang siswa yang beragam.

Setiap siswa mendapat fasilitas lengkap, mulai dari tempat tinggal yang dilengkapi tempat tidur, meja dan kursi belajar, lemari, hingga tiga kali makan sehari. Fasilitas penunjang seperti toilet, jemuran, sabun mandi, sabun cuci, odol, deodoran, hingga pembalut bagi siswi juga disiapkan.

“Orang tua boleh mengunjungi anaknya, dengan pengaturan jam kunjungan agar tidak mengganggu pelajaran,” tambahnya.

Perlengkapan belajar seperti alat tulis dan buku bahan ajar juga sudah lengkap. Bahan ajar menggunakan program Ruang Mutu Sekolah (RMS) dari Yayasan Al-Hikmah, Surabaya sebagai acuan pembelajaran.

Untuk konsumsi, menu makanan diatur dengan memperhatikan gizi. Selain makan utama tiga kali sehari, siswa juga mendapat jajanan pagi dan sore berupa rebusan, kue, atau makanan lokal. 

Lokasi sementara belum memiliki kantin, namun fasilitas ini akan tersedia saat tahap kedua di lokasi permanen.

Penyediaan makan sementara dilakukan oleh katering dari SR dan Kementerian Sosial (Kemensos). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menunggu finalisasi aturan, namun akan langsung diikuti ketika sudah berlaku.

“MPLS kami tidak dibatasi harinya, tapi sampai anak-anak betul-betul siap belajar. Karena membangun perilaku dan kebiasaan itu butuh waktu, apalagi siswa kami dari latar belakang yang beragam,” jelasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS), Eva Prasusani mengatakan kontrak pengadaan perabot sebenarnya sudah dimulai sejak, Rabu (4/6/2025) lalu. 

Tahap instalasi dan pengiriman kini berjalan sekitar 5 persen dan ditarget rampung sebelum akhir pekan ini.

“Kemarin toilet tambahan sudah selesai. Beberapa permintaan dari pihak sekolah juga akan kami fasilitasi agar selesai sebelum 15 Agustus,” ujarnya.

Fasilitas seperti ruang kelas, tempat tidur, dan ruang makan sudah siap digunakan, hanya ruang komunal yang masih menunggu perlengkapan tambahan.

Kemudian, seluruh biaya pembangunan dan pengadaan perabot berasal dari anggaran pusat, sementara pihaknya hanya bertugas melaksanakan pekerjaan di lapangan.

“Ruang makan sudah aman dan siap dipakai. Anggaran semua dari pusat, kami di sini hanya pelaksana,” tutupnya.


Editor: Erwin

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Pendidikan.