Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

Disdikbud Samarinda Fokus Perbaiki Infrastruktur Pendidikan, Dua Sekolah Jadi Prioritas di APBD Perubahan 2025

Koran Kaltim
16 September 2025
0 views
2 min
Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin (Rafik/Korankaltim.com).

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur pendidikan melalui anggaran APBD Perubahan 2025. 

Sejumlah program telah diajukan, mencakup perbaikan gedung sekolah yang rusak hingga pembangunan dan penyediaan sarana pendukung proses belajar mengajar.

Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin menyebutkan, usulan yang paling mendesak meliputi perbaikan atap sekolah yang bocor, penanganan banjir di SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 27, serta penguatan struktur bangunan di sekolah yang rawan longsor. 

“Yang paling prioritas sementara ini SMP 24 dan SMP 27. Ada juga beberapa sekolah lain yang kita usulkan, termasuk penyediaan DED untuk pembangunan tahun depan,” ujarnya, Selasa (16/8/2025).

Selain itu, Asli juga mengalokasikan anggaran untuk pencetakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) tambahan bagi guru. Selama ini LKPD lebih banyak difokuskan pada siswa, sementara guru sering kali tidak memiliki pegangan yang memadai. 

“Guru juga perlu buku pegangan agar proses pembelajaran berjalan lancar,” katanya.

Program lainnya mencakup penambahan toilet sekolah yang bersih dan higienis sesuai janji Pemkot sebelumnya. Fasilitas sanitasi ini akan dibuat lebih nyaman agar dapat meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah. 

“Model toilet akan kita tambah lagi, agar fasilitasnya semakin baik dan layak pakai,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan program pengelolaan sampah sekolah yang lebih modern. Beberapa sekolah akan dilengkapi tempat sampah yang dapat digunakan untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. 

“Ini semacam program percontohan. Ada 5 SD dan 5 SMP yang akan mendapat fasilitas tempat sampah pengolahan ini,” jelasnya.

Menurutnya, sebagian besar program tersebut didanai melalui penggeseran anggaran, bukan penambahan baru. Anggaran yang semula digunakan untuk kegiatan nonprioritas, seperti kegiatan di hotel, dialihkan untuk pembenahan infrastruktur pendidikan. 

“Kita bersyukur efisiensi di sektor pendidikan tidak ditarik keluar, tapi tetap dipakai untuk kebutuhan sekolah, seperti perbaikan toilet dan ruang belajar,” ungkapnya.

Asli berharap langkah ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar sekaligus mendukung kenyamanan siswa dan guru. Sejumlah program prioritas tersebut akan mulai dijalankan tahun ini melalui perubahan APBD. 

Sebagai informasi, saat ini APBD Perubahan tahun 2025 masih dalam tahap pembahasan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sehingga Disdikbud belum dapat memastikan jumlah pagu yang akan disalurkan dalam rencana revitalisasi dan pembangunan di beberapa sekolah tersebut. 


Editor: Erwin

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Pendidikan.