Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

Fenomena “Unmul Cantik - Unmul Ganteng” Harus Disikapi dengan Bijak

Koran Kaltim
23 Oktober 2025
0 views
2 min
Presiden BEM FH Unmul, Anugrah Ramadhani (istimewa).

Penulis : M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Beberapa hari terakhir ada fenomena di akun media sosial bertema “Kampus Cantik dan Ganteng” yang kini ramai di Kalimantan Timur, melibatkan nama Universitas Mulawarman (Unmul).

Munculnya akun-akun seperti itu berpotensi menimbulkan persoalan serius di dunia akademik karena dapat membuka ruang terjadinya objektifikasi dan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).

Hal ini ditegaskan Presiden BEM Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Anugrah Ramadhani. “Fenomena ini terlihat sepele, tapi bisa jadi pintu masuk terjadinya kekerasan berbasis gender online. Terlebih jika foto-foto mahasiswa yang diunggah dilakukan tanpa persetujuan pemiliknya,” tegas Anugrah kepada Korankaltim.com saat dikonfirmasi Kamis (23/10/2025).

Sebagian unggahan akun-akun tersebut disertai identitas pribadi mahasiswa seperti nama lengkap, fakultas, hingga tahun angkatan. Hal ini  tidak hanya berpotensi melanggar privasi, tetapi juga bisa menjadi bentuk pelanggaran hak cipta atas foto yang digunakan tanpa izin.

Anugrah mendorong agar fenomena ini menjadi bahan edukasi di lingkungan kampus, bukan sekadar bahan perdebatan di media sosial. “Kampus adalah ruang intelektual. Sudah seharusnya kita menjadikan fenomena ini sebagai bahan kajian dan diskusi yang edukatif, bukan ajang saling menghujat,” sebut Anugrah.

Organisasi mahasiswa (ormawa) dan pihak kampus diajak untuk melakukan kampanye dan edukasi berbasis diskusi intelektual mengenai pentingnya menjaga etika digital dan memahami dampak sosial dari standar kecantikan yang dibentuk media.

“Daripada saling menyalahkan, lebih baik kita gunakan momentum ini untuk mengedukasi mahasiswa agar tidak mudah terjebak dalam standar kecantikan yang semu dan tidak sehat,” jelasnya

Anugrah mengingatkan agar setiap pihak tidak bersikap judgemental dan tetap menghormati privasi sesama mahasiswa, baik di ruang akademik maupun di media sosial.


Editor: Aspian Nur

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Pendidikan.