Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG — Sebanyak 60 guru sekolah dasar dari 24 SD Negeri se-Kecamatan Samboja mengikuti pelatihan koding dan Asesmen Kompetensi Kelas (AKK) yang digelar di SDN 031 Samboja pada Rabu–Kamis (17–18/12/2025) lalu.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kualitas Kompetensi Guru (KKG) Gugus 1 Samboja bekerja sama dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Samboja, dengan dukungan pendanaan dari program CSR Perusahaan ENI Muara Bakau.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi Universitas Widyagama Mahakam Samarinda, yakni Nur Agus Salim dan Nurdin Arifin Keduanya memberikan pembekalan terkait pembelajaran koding dan AKK sebagai bagian dari penguatan kompetensi guru di era pendidikan abad ke-21.
Kegiatan dibuka dengan dihadiri Kepala Korwil Kecamatan Muara Jawa, perwakilan PGRI Kecamatan Samboja, para kepala sekolah di wilayah Samboja, serta puluhan guru kelas atas dari berbagai sekolah dasar negeri.
Ketua KKG Gugus 1 Samboja sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Ambo Alang mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada Perusahaan ENI Muara Bakau yang secara konsisten mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program CSR.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SD di Samboja, terutama dalam pembelajaran koding dan AKK. Di era abad ke-21, guru harus mampu beradaptasi dengan kemajuan pendidikan. Jika ingin memperbaiki pendidikan, maka yang harus diperkuat adalah pondasinya, yakni guru,” kata Ambo Alang kepada Korankaltim.com, Jumat (19/12/2025).
Menurut Ambo Alang, dengan pondasi yang kuat dan keterampilan mengajar yang baik, kemajuan pendidikan akan lebih mudah diwujudkan.
Sementara nara sumber pelatihan Nur Agus Salim yang juga merupakan Dewan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Widyagama Mahakam Samarinda, menegaskan pentingnya pelatihan koding dan AKK bagi guru sekolah dasar. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran masa kini.
“Kami melihat antusiasme peserta sangat tinggi. Selama dua hari pelatihan, seluruh peserta yang berjumlah 60 orang hadir penuh tanpa ada yang absen. Ini menjadi indikator bahwa guru-guru di Samboja memiliki semangat belajar yang kuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” kata Nur Agus.
Dukungan juga disampaikan Korwil Pendidikan Kecamatan Samboja Sumardi yang mengapresiasi inisiatif KKG Gugus 1 Samboja dan kepedulian Perusahaan ENI Muara Bakau dalam mendukung peningkatan kompetensi guru.
“Kami sangat mendukung pelatihan ini dan mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan ENI serta KKG Gugus 1 yang telah melaksanakan pelatihan koding dan AKK di Kecamatan Samboja. Harapan kami, perusahaan-perusahaan lain di wilayah Samboja juga dapat menyalurkan CSR-nya untuk membantu peningkatan SDM guru,” kata Sumardi.
Melalui pelatihan ini, diharapkan guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Samboja semakin siap menghadapi transformasi pendidikan digital serta mampu menerapkan pembelajaran koding dan AKK secara efektif di ruang kelas.
Editor: Aspian Nur




