Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Progres pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 22 Balikpapan Timur hampir rampung.
Hal ini diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali. Menurutnya, secara fisik pembangunan sekolah tersebut telah mencapai sekitar 95 persen dan pada prinsipnya sudah dapat dikatakan selesai.
“Saat ini hanya tinggal pembenahan dan perapian kecil,” ujarnya Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, proyek pembangunan SDN 22 semula dijadwalkan selesai pada akhir Desember 2025.
Namun, pelaksanaannya mengalami perpanjangan waktu selama 50 hari kerja. Dengan perpanjangan tersebut, kontraktor diwajibkan menuntaskan pekerjaan paling lambat akhir Januari atau awal Februari 2026.
Komisi IV DPRD Kota Balikpapan berharap pembangunan sekolah ini dapat selesai 100 persen sehingga dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru 2026.
Gasali juga menyampaikan Dinas Pendidikan Kota Balikpapan telah memastikan bangunan sekolah tersebut siap untuk digunakan.
“Tapi informasi dari Dinas Pendidikan, sekolah ini sudah siap digunakan,” katanya.
Terkait keterlambatan pengerjaan, Gasali menyebutkan berdasarkan keterangan kontraktor, kendala utama disebabkan oleh faktor cuaca.
Selain itu, kondisi lokasi pembangunan yang berada di area rawa turut memengaruhi teknis pekerjaan dan mobilitas tenaga kerja.
“Secara teknis kendalanya memang di cuaca dan kondisi lahan yang rawa-rawa,” jelasnya.
Ke depan, SDN 22 Balikpapan Timur akan langsung digunakan untuk menampung siswa kelas I, II, dan III. Siswa yang sebelumnya dititipkan di SDN 012 dan SDN 05 akan dipindahkan seluruhnya ke sekolah baru tersebut.
“Yang jelas tahun ini akan terisi untuk kelas 1 sampai dengan kelas 3 yang selama ini dititip,” pungkasnya.
Editor: Erwin




