Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

Selama Bulan Suci Ramadan Jam Pelajaran hingga Aktivitas Keagamaan Sekolah Berubah

Adi Putra
29 Januari 2026
0 views
2 min
Aktivitas di salah satu sekolah di Berau. (Indri/Korankaltim)

Penulis : Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Memasuki bulan suci Ramadan, sejumlah penyesuaian dilakukan pada aktivitas pendidikan di Kabupaten Berau.  Perubahan tersebut meliputi jam pelajaran hingga penguatan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau Mardiatul Idalisah, mengatakan saat ini kalender pendidikan masih dalam tahap penggarapan, termasuk pengaturan kegiatan selama Ramadan.

“Kalender pendidikan masih digarap, termasuk pengaturan bulan Ramadan. Seperti biasa, ada libur di awal dan akhir Ramadan,” jelas Mardiatul kepada Korankaltim.com, Kamis (29/1/2026).

Selain penyesuaian jadwal, sekolah juga didorong melakukan inovasi kegiatan pembelajaran dengan menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai keagamaan. “Biasanya ada tambahan kegiatan keagamaan seperti pesantren kilat, ceramah, pengajian, dan edukasi Ramadan. Jadi lebih banyak ke arah kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan, Mardiatul menyebut pihaknya belum dapat memastikan teknis pelaksanaannya karena bukan menjadi kewenangan langsung Disdik. “MBG itu bukan di kami. Nanti dilihat dulu,” katanya.

Pelaksanaan MBG selama Ramadan sangat bergantung pada kebijakan dan kesiapan masing-masing sekolah, mengingat adanya libur dan perubahan aktivitas belajar siswa. “Kalau anak-anak libur, kan tidak mungkin tiap hari ambil. Mungkin bentuknya bisa disesuaikan, misalnya seperti kurma,” tuturnya.

Disdik Berau berperan dalam monitoring dan evaluasi untuk memastikan keamanan dan manfaat program tersebut bagi peserta didik. “Bagian kami hanya monev, memastikan aman dan tidak ada masalah ke anak-anak. Untuk teknisnya ada koordinator, SPPG dan MBG sendiri,” tutup Mardiatul.


Editor: Aspian Nur

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Pendidikan.