Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

Antisipasi Kendala Internet, Disdikbud Samarinda Siapkan Tim Pendamping SPMB di Wilayah Pinggiran

Adi Putra
9 Mei 2026
0 views
2 min
Warga di kawasan Kelurahan Lempake mengamati papan pengumuman terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis : Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 akan jauh lebih mudah.

Dengan skema pendaftaran yang bermigrasi ke sistem daring (online), orangtua kini tidak lagi diwajibkan datang langsung ke sekolah untuk melakukan registrasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Samarinda Ibnu Araby menjelaskan,  digitalisasi ini bertujuan untuk mempermudah akses layanan pendidikan. 

Masyarakat cukup mengunggah dokumen persyaratan melalui aplikasi yang telah disediakan dari rumah masing-masing.

"Semua diarahkan melalui aplikasi, jadi orang tua cukup mendaftar dari rumah selama dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap,” ujar Ibnu Araby.

Meski menggunakan konsep digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyadari adanya tantangan aksesibilitas, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di kawasan pinggiran dengan kendala jaringan internet.

Disdikbud sudah menyiapkan tim khusus untuk memberikan pendampingan teknis di wilayah-wilayah tersebut. 

Sekolah di kawasan pinggiran tetap akan melayani orangtua yang kesulitan, termasuk bantuan dalam proses pengunggahan berkas ke sistem.

Untuk menjamin integritas proses seleksi, Disdikbud menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Inspektorat Daerah dalam pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus. 

Tim ini bertugas merespons keluhan masyarakat secara real-time sekaligus memastikan transparansi selama masa pendaftaran yang dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Mei hingga awal Juni mendatang.

“Kami ingin proses ini berjalan lebih rapi, terbuka, dan mudah diakses semua pihak. Karena itu, semua perangkat pendukung sudah kami siapkan,” tutup Ibnu.


Editor: Aspian Nur 

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Pendidikan.