Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

Disdikbud Kaltim Siapkan Pengawas dan Inspektorat Saat SPMB 2026

Adi Putra
30 Mei 2026
0 views
2 min
Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin (Rafik/Korankaltim.com)

Penulis : M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 agar berjalan transparan dan sesuai aturan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim Armin mengatakan, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan sekolah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari orangtua maupun masyarakat.

 Keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mencegah munculnya praktik yang dapat mencederai prinsip keadilan dalam penerimaan peserta didik baru.

“Kalau ada dugaan pelanggaran atau hal-hal yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat bisa menyampaikan laporan. Kami terbuka terhadap pengaduan yang masuk,” ujar Amin saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).

 Disdikbud Kaltim telah menyiapkan mekanisme pengaduan melalui UPTD COM yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama proses SPMB berlangsung.

Selain itu, setiap sekolah juga akan diwajibkan membuka layanan pengaduan guna memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan maupun informasi terkait pelaksanaan penerimaan siswa baru.

Keberadaan kanal pengaduan menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem penerimaan yang akuntabel dan dapat diawasi bersama.

“Sekolah harus membuka ruang pengaduan sehingga apabila ada persoalan dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” katanya.

Disdikbud Kaltim  akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk sesuai mekanisme yang berlaku. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, pengawas sekolah maupun Inspektorat dapat diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Armin berharap seluruh satuan pendidikan dapat menjalankan SPMB secara profesional dan berpedoman pada regulasi yang telah ditetapkan.

“Tujuan kami adalah memastikan seluruh proses berjalan adil, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap calon peserta didik,” pungkasnya. 


Editor: Aspian Nur

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Pendidikan.