Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

Diskominfo Samarinda Pastikan Aplikasi SPMB Aman, Orangtua Diminta Simpan Email dan Password

Adi Putra
4 Juni 2026
0 views
2 min
Tampilan  portal resmi spmb.samarindakota.go.id yang kini dirancang untuk memudahkan orang tua calon murid dalam mengakses informasi pendaftaran SPMB. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis : Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Proses pendaftaran dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Samarinda tahun ini didukung dengan teknologi yang lebih mumpuni.

Pemanfaatan ini diwujudkan melalui aplikasi terbaru yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda, yang dapat diakses langsung oleh masyarakat melalui portal resmi di spmb.samarindakota.go.id.

Sekretaris Diskominfo Samarinda Suparmin mengungkapkan, sistem tersebut telah dikembangkan dengan mengacu pada evaluasi teknis tahun-tahun sebelumnya. Langkah ini diambil untuk mencegah lonjakan trafik yang berisiko menghambat kelancaran layanan pendaftaran bagi para pengguna.

Agar sistem berjalan lebih lancar, pendaftaran kini dilakukan dengan membagi jadwal berdasarkan jenjang pendidikan dan jalur penerimaan yang dipilih. “SD dan SMP tidak dibuka bersamaan. Bahkan dalam satu jenjang pun dibagi berdasarkan jalur,” kata Suparmin kepada Korankaltim.com Kamis (4/6/2026) hari ini.

Sementara dari sisi infrastruktur pendukung, dipastikan performa aplikasi pendaftaran tetap dalam kondisi yang stabil. Untuk mengantisipasi lonjakan pengguna selama masa pendaftaran, Diskominfo Samarinda telah menyiapkan server berbasis cloud dengan kapasitas delapan core prosesor, di mana hingga saat yang terpakai baru sekitar satu core saja. "Penggunaan CPU bahkan belum sampai dua persen. Artinya dari sisi infrastruktur masih sangat aman,” jelasnya.

Tim teknis tetap bersiaga penuh untuk menangani berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan, terutama terkait kesalahan teknis dalam pengunggahan dokumen maupun persoalan akses akun pendaftar.

Sebagai langkah dukungan, disediakan juga layanan bantuan khusus bagi masyarakat yang menemui hambatan selama menjalani proses pendaftaran. "Pelaporan dilakukan berjenjang dari tim panitia di sekolah,” sebut Suparmin.

Seluruh orangtua calon peserta didik diminta mencatat dan menyimpan dengan baik alamat email, serta kata sandi yang digunakan saat melakukan registrasi. Hal sederhana seperti itu justru penting diperhatikan, sehingga tidak ada hambatan saat ingin mengakses sistem kembali di tahap selanjutnya.

"Paling sering terjadi justru lupa email atau password. Padahal itu yang harus disimpan baik-baik supaya proses berikutnya tidak terkendala,” pungkas Suparmin. 


Editor: Aspian Nur

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Pendidikan.