Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim menyiapkan sebanyak 65.004 paket seragam untuk para siswa baru jenjang SMA, SMK, SLB, dan MA negeri maupun swasta.
Dalam pelaksanaan program tersebut, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp65 miliar untuk program seragam sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027.
Sekretaris Disdikbud Provinsi Kaltim, Rahmat Ramadhan, menyampaikan untuk saat ini pihaknya masih melaksanakan proses pendataan penerima yang dilakukan oleh sekolah-sekolah, di seluruh kabupaten dan kota.
Pendataan tersebut kata dia meliputi ukuran pakaian, sepatu, jenis kelamin, hingga kebutuhan jilbab bagi siswi.
“Untuk sementara pendataan di sekolah negeri hampir selesai. Sedangkan di sekolah swasta masih berproses karena sebagian masih menerima peserta didik baru,” ujar Rahmat, Selasa (14/7/2026).
Dia menjelaskan, proses pendataan ini dilakukan lebih dulu sebelum pengadaan, supaya jumlah dan ukuran seragam yang diproduksi sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu cara tersebut dipilih guna menghindari kelebihan maupun kekurangan pengadaan.
“Yang kita cari adalah metode yang paling aman, sehingga jumlah dan ukuran seragam yang dipesan benar-benar sesuai dengan data siswa,” ucapkan.
Rahmat mengatakan, setiap sekolah juga mengusulkan data berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Setelah memasuki masa cut off, sekolah tidak lagi dapat menambah data penerima sehingga proses pengadaan dapat segera dilaksanakan.
“Jadi jika seluruh tahapan berjalan lancar, distribusi seragam gratis ini kita targetkan mulai dilakukan pada Agustus hingga September 2026 mendatang,” katanya.
Rahmat menjelaskan, setiap siswa nantinya akan menerima satu paket perlengkapan seragam baru yang terdiri atas seragam putih abu-abu, tas, sepatu, serta jilbab bagi siswi yang mengenakannya.
Editor: Erwin




