Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Pemkot Samarinda Tawarkan Layanan Klinik Hewan, Tarif Mulai Rp25 Ribu

Adi Putra
6 Juli 2026
0 views
3 min
Tampak depan Klinik Hewan di Jalan Biola, Kota Samarinda. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Klinik Hewan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda di Jalan Biola, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, menjadi alternatif utama layanan kesehatan hewan dengan biaya terjangkau bagi masyarakat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Distapangtani) Samarinda Maskuri mengatakan, besaran tarif di klinik pemerintah ini ditetapkan dengan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Besaran biaya pemeriksaan disesuaikan berdasarkan jenis hewan, yakni kucing Rp30 ribu, anjing dan primata Rp50 ribu, unggas Rp25 ribu serta kuda Rp250 ribu, dengan estimasi waktu pelayanan sekitar 10 hingga 25 menit.

“InsyaAllah biayanya lebih murah dari klinik swasta,” kata Maskuri, Senin (6/7/2026).

Meskipun menetapkan biaya murah, cakupan pelayanan di klinik pemerintah tetap dibatasi. Kebijakan ini sengaja diterapkan untuk menjaga keseimbangan ekosistem usaha swasta sekaligus menghormati pelaku usaha di bidang yang sama.

Oleh karena itu, layanan kini lebih difokuskan pada pemeriksaan hewan peliharaan, terutama kucing yang sejauh ini menjadi pasien terbanyak. Sementara untuk hewan ternak, petugas justru bergerak aktif menyambangi langsung lokasi peternak di lapangan. 

“Biasanya yang mereka bawa itu kucing. Kalau ternak, justru kita yang aktif datang ke petani,” jelasnya.

Guna menunjang kenyamanan, warga dapat langsung datang mendaftar tanpa harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Klinik ini beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA dengan dukungan empat dokter hewan yang bertugas bergantian bersama dua tenaga paramedis.

Terkait alur pemeriksaan, setiap pemilik diwajibkan mendaftar di loket pelayanan agar petugas dapat membuat rekam medis serta melakukan anamnesis keluhan. Pemeriksaan fisik kemudian dilakukan secara menyeluruh, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran suhu tubuh, pemeriksaan laju pernapasan dan denyut jantung, hingga pengecekan kondisi organ dalam serta alat reproduksi jika diperlukan. 

Seluruh hasil pemeriksaan tersebut dicatat sebagai dasar diagnosis sementara sebelum dokter memberikan penjelasan mengenai tindakan lanjutan serta informasi tarif pelayanan. Apabila ditemukan kondisi darurat, petugas akan segera melakukan tindakan taktis atau merujuk pasien sesuai standar. Selain pemeriksaan rutin, klinik ini juga melayani tindakan medis seperti operasi terjadwal pascakonsultasi dengan dokter. Di sisi lain, Distapangtani masih menyediakan program vaksinasi gratis bagi hewan peliharaan.

Namun, pelaksanaannya harus  menyesuaikan kebutuhan lapangan karena satu ampul vaksin hanya dapat digunakan secara kolektif untuk 10 ekor hewan. Apabila jumlah hewan yang dibawa warga belum mencukupi, pemilik diminta menunggu hingga kuota ampul terpenuhi. Sebaliknya, bagi warga yang memiliki minimal 10 ekor hewan sekaligus, petugas siap memberikan kemudahan dengan mendatangi lokasi pemilik secara langsung.

“Kalau dia punya 10 ekor langsung kita yang datang karena tidak mungkin kita angkut hewan peliharaan sebanyak itu ke klinik,” pungkasnya. 

Editor: Erwim

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Samarinda.