Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Dishub Samarinda Tertibkan Antrean BBM di SPBU Jalan Sentosa, Lima Surat Kendaraan Diamankan

Koran Kaltim
10 Juli 2026
0 views
2 min
Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda melakukan penertiban terhadap antrean kendaraan pengisi BBM bersubsidi di Jalan Sentosa. (Foto: Dok.Dishub Samarinda)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Sentosa, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang yang menutup akses menuju sejumlah tempat usaha.

Menindaklanjuti keluhan,  petugas gabungan pun menggelar penertiban Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan lima surat kendaraan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban (Daltib) Lalu Lintas Dishub Samarinda Duri mengatakan, penindakan ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan berulang dari warga yang terganggu aktivitas ekonominya. 

Kendati sering ditertibkan, para pengantre kerap kembali memadati jalan setelah petugas meninggalkan lokasi.

“Begitu kami tindak, besoknya kembali lagi. Minggu ini laporannya terus masuk, baru hari ini kami tindak lanjuti,” kata Duri.

Saat petugas tiba di lokasi, sebagian besar kendaraan yang diduga bermasalah langsung meninggalkan antrean. 

Meski demikian, petugas tetap mengamankan lima surat kendaraan untuk dilakukan verifikasi mendalam, khususnya terkait kesesuaian dokumen kendaraan dengan kartu elektronik pembelian BBM bersubsidi.

“Seharusnya kartu BRIZZI itu berdampingan dengan buku uji kendaraan atau buku KIR. Buku KIR mati, tapi kartu BRIZZI masih hidup dan itu yang kami telusuri,” tegasnya.

Selain persoalan administrasi dokumen, pola antrean yang semrawut di lapangan turut menjadi perhatian utama. Kendaraan besar dan kecil kedapatan bercampur hingga memarkirkan kendaraan di kedua sisi jalan, sehingga mempersempit ruang lalu lintas dan menutup akses pertokoan milik warga sekitar.

“Seharusnya dibagi. Kendaraan besar dan kecil jangan antre bersamaan, akhirnya orang lewat susah dan usaha masyarakat tertutup,” jelas Duri.

Sementara itu, untuk antrean BBM di kawasan Jalan Kesuma Bangsa, Kecamatan Samarinda Kota, Dishub menilai kondisinya sejauh ini masih relatif terkendali karena barisan kendaraan tersusun rapi dan belum menghambat arus aktivitas masyarakat sekitar. 

Namun, berdasarkan pemantauan lapangan oleh Koran Kaltim hari ini hingga pukul 14.00 WITA, deretan mobil di lokasi tersebut terlihat mengular hingga ke badan jalan, bahkan hampir mencapai kawasan jalan masuk Balai Kota Samarinda.

Ia memastikan pihaknya akan tetap melakukan penertiban secara konsisten apabila ditemukan antrean BBM yang menimbulkan kemacetan parah atau mengganggu kepentingan publik di titik mana pun.

“Sepanjang ada laporan masyarakat dan memang mengganggu arus lalu lintas, pasti kami tertibkan. Begitu juga kalau saat patroli kami temukan kondisi seperti itu,” pungkasnya. 

Editor: Erwin 

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Samarinda.