Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan dirinya belum memiliki keinginan maupun rencana untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur (Pilgub Kaltim) pada tahun 2029 .
Ia memilih memusatkan perhatian pada tugasnya sebagai kepala daerah dan menuntaskan amanah yang telah diberikan masyarakat Samarinda.
Menurut Andi, membicarakan jenjang politik berikutnya ketika masa jabatannya masih panjang merupakan hal yang kurang tepat.
Ia menilai seorang pemimpin seharusnya fokus menyelesaikan tanggung jawab yang sedang diemban, bukan memikirkan kontestasi politik berikutnya.
“Bagi saya tidak etis atau kurang pantas di saat masih ada waktu yang begitu panjang sudah memikirkan tangga selanjutnya. Demi Allah, ini pikiran dalam hati saya yang saya sampaikan,” ujarnya, Minggu (12/7/2026).
Politikus Partai Gerindra itu mengatakan kepercayaan masyarakat Samarinda adalah amanah yang harus dijaga. Karena itu, seluruh perhatian dan energinya saat ini diarahkan untuk menjalankan program pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada warga.
“Di saat saya masih melaksanakan tugas panjang, masyarakat Samarinda yang memberi saya amanah hari ini, itulah fokus saya. Saya sama sekali belum memikirkan yang lain,” katanya.
Andi mengakui dirinya kerap menerima dorongan agar maju dalam kontestasi politik tingkat provinsi. Namun, pengalaman lebih dari 30 tahun di dunia politik membuatnya memahami bahwa setiap dinamika politik selalu disertai berbagai kepentingan sehingga ia memilih bersikap hati-hati.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti besarnya biaya politik yang dinilai berpotensi mendorong praktik korupsi apabila tidak dijalankan secara sehat.
“Kalau ada orang maju dengan memakai biaya berlebih-lebihan, ujung-ujungnya korupsi. Bohong kalau dia tidak memikirkan bagaimana mengembalikan modal,” tegasnya.
Selain itu, Andi mengungkapkan keluarganya juga berharap dirinya mulai mengurangi aktivitas politik dan memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga setelah puluhan tahun berkecimpung di dunia publik.
Menutup pernyataannya, Andi menegaskan jabatan Wali Kota Samarinda merupakan pencapaian politik yang sangat berarti baginya. Karena itu, ia memilih menghormati mandat masyarakat dengan menyelesaikan masa tugasnya sebaik mungkin.
“Saya mencapai karier politik menjadi wali kota itu sudah prestasi yang sangat besar. Intinya hari ini saya tidak berpikiran apa pun karena saya menghormati pilihan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Erwin




