Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Beredarnya surat berkategori rahasia milik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI yang berisi instruksi peningkatan kewaspadaan kepada seluruh jajaran kejaksaan di Indonesia memunculkan beragam spekulasi.
Surat bernomor R-696/D/Dip.4/07/2026 tertanggal 8 Juli 2026 itu ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Intelijen, Reda Manthovani.
Dokumen tersebut memuat arahan kepada seluruh Kejati dan Kejari agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi nasional, khususnya yang berkaitan dengan penegakan hukum terhadap pejabat negara yang tengah menjadi perhatian publik.
Menanggapi beredarnya dokumen tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kalimantan Timur (Kaltim) Toni Yuswanto menegaskan, arahan dari Kejagung dipahami sebagai bentuk pengingat kepada seluruh jajaran agar tetap menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau kita, iya nggak ada penebalan pasukan atau apa, nggak ada. Semuanya masih kondusif, baik-baik saja semuanya berjalan masih dengan sesuai dengan tupoksinya,” ujar Toni saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).
Ia membantah adanya isu yang menyebut Kejati Kaltim melakukan penambahan personel pengamanan atau menerapkan langkah-langkah khusus setelah surat tersebut beredar. Menurutnya, aktivitas pelayanan maupun operasional di lingkungan Kejati tetap berlangsung normal.
Toni menjelaskan, surat dari Kejagung seharusnya tidak dimaknai sebagai pertanda adanya ancaman tertentu. Menurutnya, instruksi tersebut merupakan mekanisme pembinaan rutin dari pimpinan kepada seluruh jajaran di daerah.
“Ya, ini sifatnya seperti pimpinan mengingatkan, bapak mengingatkan anaknya agar bekerja secara proporsional,” katanya.
Ia menambahkan, substansi utama surat tersebut adalah mengingatkan setiap insan Adhyaksa agar senantiasa menjaga profesionalitas, integritas, dan netralitas dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Agar dalam setiap pelaksanaan tugas itu selalu profesional. Kan seperti itu, biasa saja. Mengingatkan lagi agar bekerja secara profesional,” tuturnya.
Di akhir keterangannya, Toni kembali memastikan kondisi keamanan dan iklim kerja di Kejati Kaltim tetap kondusif serta seluruh aktivitas penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya.
“Tapi kondisi kita ya aman-aman saja, baik-baik saja,” pungkasnya.
Editor: Erwin




