Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Keamanan Jadi Alasan, Pemkot Larang Warga Beraktivitas di Teras Samarinda Tahap II

Adi Putra
21 Juli 2026
0 views
2 min
Area jembatan Teras Samarinda Tahap II ketika ditinjau Pemkot Samarinda pada Maret lalu. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Meski belum diresmikan, kawasan Teras Samarinda Tahap II belakangan sempat digunakan sejumlah warga untuk beraktivitas. 

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran karena area tersebut masih berstatus proyek yang belum selesai.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area tersebut. 

Bahkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah diinstruksikan agar segera melakukan penertiban demi mengantisipasi risiko keselamatan.

“Masalahnya soal keamanan. Kasihan kalau nanti terjadi sesuatu karena belum ada pengelolanya,” kata Marnabas.

Status kawasan yang masih dalam pengerjaan berkonsekuensi pada belum tersedianya pengelola resmi yang bertanggung jawab atas keamanan maupun pemeliharaan fasilitas. 

Aktivitas warga di lokasi yang masih berada dalam tanggung jawab kontraktor ini juga berpotensi memicu persoalan apabila terjadi kerusakan fisik sebelum pengerjaan dinyatakan tuntas.

“Kalau ada kerusakan sebelum selesai nanti jadi masalah. Itu masih tanggung jawab kontraktor,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pemkot Samarinda tengah mematangkan skema pengelolaan Teras Samarinda Tahap II, khususnya Segmen II, III, dan IV. Masa pemeliharaan ketiga segmen tersebut dijadwalkan berakhir pada Agustus 2026, sehingga ditargetkan dapat mulai beroperasi pada September mendatang.

“Sekarang kami sedang menyusun untuk pengelolanya. Mudah-mudahan September sudah bisa mulai,” jelasnya.

Penetapan pihak pengelola kawasan nantinya tetap menunggu keputusan Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga, yang saat ini mengelola Teras Samarinda Tahap I tetap berpeluang mengelola area baru ini, meski opsi melibatkan pengelola lain turut terbuka mengingat luasnya kawasan.

Berbeda dengan tiga segmen lainnya, Segmen I dipastikan belum akan dibuka dalam waktu dekat. Sejumlah pengerjaan utama masih terus berlangsung di area tersebut, mencakup penyelesaian jalur pedestrian sisi darat, instalasi elektrikal, hingga pemasangan lantai wood plastic composite (WPC) yang ditargetkan rampung pada Desember 2026.

“Segmen yang menjorok ke sungai itu belum bisa dibuka karena pekerjaannya belum selesai,” pungkasnya. 

Editor: Erwin

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Samarinda.