Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Stigma ASN Absen Lalu Nongkrong Belum Hilang, Satpol PP Samarinda Intensifkan Razia Acak 

Adi Putra
29 Juli 2026
0 views
2 min
Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Kebiasaan ASN nongkrong saat jam kerja belum sepenuhnya hilang di Kota Samarinda. Temuan berulang ini memperkuat stigma lama bahwa sebagian aparatur hanya datang mengisi absen, lalu meninggalkan kewajibannya sebagai pelayan publik.

Guna menjaga disiplin pegawai sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda memastikan penertiban terus dilakukan secara acak.

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini menyampaikan, kegiatan pengawasan tersebut telah berjalan lebih dari satu tahun dan bukan baru dilaksanakan belakangan ini.

Langkah tersebut ditempuh untuk mengikis stigma publik yang menilai masih ada aparatur hanya datang mengisi daftar hadir, lalu meninggalkan kantor hingga sore hari.

“Memang awalnya banyak yang tertangkap tangan. Satpol PP sebagai penegak perda harus tegas melakukan hal itu untuk menepis stigma,” kata Anis.

Anis mengakui pelanggaran masih ditemukan kendati jumlahnya mulai berkurang. Namun, ia menegaskan ulah segelintir oknum tidak boleh mencoreng nama baik seluruh aparatur maupun Pemkot Samarinda.

Oleh karena itu, setiap kritik masyarakat hendaknya menjadi bahan evaluasi agar budaya disiplin tumbuh dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena takut razia.

“Saya sampaikan kepada teman-teman ASN, kritik itu jangan kita alergi. Gunakan sebagai cambuk atau introspeksi diri untuk bekerja lebih disiplin dan lebih baik lagi,” terangnya.

Ia berharap temuan pelanggaran terus menurun seiring meningkatnya kesadaran aparatur dalam menjalankan kewajibannya sebagai pelayan publik.

Terkait mekanisme di lapangan, Satpol PP bertugas mendata ASN yang kedapatan melanggar disiplin. 

Selanjutnya, data tersebut disampaikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengawasan berkala ini akan terus digelar dengan waktu dan lokasi acak agar penindakan berjalan lebih efektif.

“Mudah-mudahan kepatuhan itu bukan karena takut ada Satpol PP, tetapi karena kesadaran bahwa memang itu melanggar,” tandasnya. 

Editor: Erwin

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Samarinda.