Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Bakar Sampah Lalu Ditinggal Pergi Usai Kerja Bakti, Lahan di Sempaja Timur Dilalap Api

Koran Kaltim
9 Agustus 2026
0 views
2 min
Petugas saat melakukan pemadaman di karhutla. (Foto: BPBD kota Samarinda)

Penulis: Adnan Abdul

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Cuaca panas yang melanda Kota Samarinda membuat lahan dan semak belukar lebih mudah terbakar. 

Kondisi itu pula yang mempercepat berkobarnya api dari pembakaran sampah warga hingga merambat dan membakar sekitar 900 meter persegi lahan di Jalan Bukit Timur Gang Sultan Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda pada Minggu (9/8/2026) pagi tadi.

Sinyo, warga sekitar menjelaskan, kebakaran terjadi ketika ada kegiatan kerja bakti di kawasan Gang Sultan. Saat gotong royong berlangsung, seorang warga membakar sampah dalam jumlah kecil.

Namun api kemudian ditinggalkan tanpa pengawasan. Hembusan angin membuat api merambat ke semak belukar yang kering hingga kobaran semakin membesar.

“Begitu melihat apinya mulai besar, warga langsung bergerak bersama-sama. Kami berusaha memadamkan dan menahan supaya apinya tidak semakin merambat,” ujar Sinyo kepada Korankaltim.com.

Warga kemudian menghubungi BPBD Kota Samarinda untuk meminta bantuan. Petugas bersama Balakarcana langsung menuju lokasi dengan membawa armada pemadam untuk melakukan penanganan.

Kepala BPBD Kota Samarinda Suwarso mengakui adanya kejadian tersebut dan mengatakan kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih cepat menjalar setelah berasal dari pembakaran sampah.

“Kalau membakar sampah harus diperhatikan. Jangan ditinggalkan, apalagi kondisi sekitar sedang kering,” kata Suwarso.

Dalam proses pemadaman, BPBD mengerahkan dua mobil tangki bersama Balakarcana. Petugas melakukan pemadaman sekaligus pembasahan di area terdampak untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. 

Penanganan kebakaran dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari relawan, damkar, BPBD Provinsi Kalimantan Timur, hingga instansi terkait. Tidak ada laporan korban jiwa maupun bangunan warga yang terdampak dalam kejadian tersebut. Masyarakat diminta segera melaporkan kebakaran melalui Call Center 112 agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

“Untuk personel BPBD dan armada, kami siap 24 jam,” tutup Suwarso.

Editor: Aspian Nur

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Samarinda.