Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Lampu Jembatan Mahulu Padam, PUPR Kaltim Targetkan Perbaikan Sebelum 17 Agustus

Koran Kaltim
9 Agustus 2026
0 views
2 min
Suasana di atas Jembatan Mahulu pada siang hari. (Foto: Surya/Korankaltim.com)

Penulis: Rahmat Surya

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Provinsi Kaltim menargetkan lampu penerangan di Jembatan Mahulu kembali berfungsi sebelum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus nanti.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PERA Kaltim Muhran mengatakan, persoalan penerangan Jembatan Mahulu menjadi perhatian pemerintah karena berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang melintas pada malam hari.

Fasilitas penerangan tersebut merupakan aset Pemprov Kaltim. Saat ini PUPR-PERA berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II untuk memastikan kondisi instalasi di lapangan.

“Memang itu menjadi aset kami, selaku Jembatan Mahulu. Instalasinya sebenarnya sudah ada, tinggal mengganti lampu,” ujar Muhran.

Meski demikian, Muhran menyebut keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam pemeliharaan berbagai infrastruktur jalan dan jembatan di Kaltim. Pihaknya berharap masih tersedia anggaran pada UPTD terkait untuk menangani penerangan Jembatan Mahulu.

Sebelum penggantian lampu dilakukan, pihaknya perlu memastikan sumber kerusakan terlebih dahulu. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah gangguan hanya terjadi pada lampu atau terdapat kerusakan pada jaringan dan komponen instalasi.

“Harapan kami mudah-mudahan cuma lampu saja, bukan kabel atau komponen lainnya yang rusak atau hilang,” sebutnya.

Jika kerusakan hanya pada lampu, Muhran menilai penanganannya relatif mudah dan tidak membutuhkan biaya besar. Namun, apabila ditemukan kabel atau komponen lain yang rusak maupun hilang, penanganannya akan membutuhkan anggaran dan waktu lebih besar.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan UPTD II. Mudah-mudahan sesegera mungkin karena ini juga menjadi permintaan masyarakat,” paparnya.

Editor: Aspian Nur

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Samarinda.