Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Samarinda

Hadirkan Raim Laode, Festival Merah Putih Kaltim Gratis untuk Masyarakat dan Pelaku UMKM 

Koran Kaltim
13 Agustus 2026
0 views
2 min
Raim Laode, akan tampil pada malam penutupan Festival Merah Putih Kaltim  di Sempaja Samarinda pekan depan. (Foto: Dok.indozone)

Penulis: Rahmat Surya 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Jelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemprov Kaltim akan menggelar Festival Merah Putih yang berlangsung mulai tanggal 22 - 23 Agustus pekan depan di Convention Hall Kompleks Gelora Kadrie Oening Jalan Wahid Hasyim Sempaja, Samarinda.

Kegiatan tersebut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Pemprov Kaltim memastikan para UMKM yang berpartisipasi dapat membuka stand tanpa dikenakan biaya.

Plt Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltim Imanuddin menyampaikan, penyediaan stand gratis menjadi upaya pemerintah memberikan ruang bagi UMKM untuk memasarkan produk sekaligus meningkatkan transaksi selama festival berlangsung. “Untuk UMKM, stand-nya digratiskan, jadi mereka tidak perlu membayar,” tegas Imanuddin dalam konferensi pers kepada media  Kamis (13/8/2026).

Festival Merah Putih dilakukan dengan anggaran yang terbatas. Karena itu Pemprov Kaltim menggandeng event organizer (EO) untuk membantu pelaksanaan kegiatan, termasuk mengundang UMKM untuk berpartisipasi. "Dengan keterbatasan anggaran juga membuat sejumlah rangkaian kegiatan lainnya melibatkan berbagai pihak. EO turut membantu berkomunikasi dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri), Kormi (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia), PKK serta sejumlah pihak lainnya untuk mengisi rangkaian festival," papar Imanuddin.

Dalam kegiatan tersebut satu diantara hiburan yang akan hadir adalah penampilan komika yang juga penyanyi solo Raim Laode pada 23 Agustus atau hari terakhir kegiatan. Dirinya menegaskan, bahwa penampilan ini tidak menggunakan anggaran APBD Kaltim, melainkan didukung oleh Kadin. “Apalagi saat ini kan Raim Laode sedang tren di kalangan anak-anak muda,” katanya.

Untuk panggung pertunjukan akan berada di halaman parkir Convention Hall dan tidak dibiayai oleh APBD sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian hiburan tersebut secara gratis.

Kormi juga akan mengisi festival dengan berbagai olahraga tradisional non-prestasi bahkan sejumlah pihak kemungkinan memberikan dukungan berupa doorprize. "Untuk pemilihan lokasi Festival Merah Putih kita sebenarnya lebih mempertimbangkan kondisi anggaran. Lokasi yang digunakan ini dinilai lebih representatif dibanding pelaksanaan sebelumnya," jelasnya.

Pemprov Kaltim menargetkan setiap pelaku UMKM dapat memperoleh omzet sekitar Rp2,5 Juta hingga Rp5 Juta perhari selama kegiatan berlangsung bahkan diharapkan bisa lebih tinggi. Diharapkan transaksi selama festival dapat menjadi stimulan bagi UMKM untuk terus mengembangkan usaha mereka. Masyarakat yang datang juga diharapkan turut berkontribusi dengan membeli produk yang dijajakan para pelaku UMKM. 

Editor: Aspian Nur

Tags:

SamarindaBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Samarinda.