Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi Bisnis

Produk Lokal Kutai Barat Curi Perhatian di Terra Madre 2025 Filipina

Koran Kaltim
24 November 2025
0 views
2 min
Diminati produk lokal kubar pada ajang Terra Madre Asia

Penulis: Kusmas Riadi

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Produk pangan dan kerajinan lokal asal Kutai Barat mencuri perhatian dalam ajang internasional Terra Madre Asia & Pacific 2025 yang berlangsung di Bacolod City, Filipina. 

Syahbandi Syahril, delegasi sekaligus satu-satunya wakil Kalimantan Timur sukses mempromosikan olahan pangan tradisional dan karya kerajinan daerah kepada peserta dari lebih 25 negara.

Terra Madre Asia & Pacific 2025 merupakan pertemuan pangan terbesar kawasan Asia Pasifik yang berlangsung pada 19-23 November 2025 di Provincial Capitol, Bacolod City, menghadirkan lebih dari 150 agenda dan menjadi wadah pertukaran inovasi serta budaya kuliner untuk memperkuat kedaulatan pangan dan keberagaman hayati di tingkat global.

Syahbandi menyampaikan, sambutan pengunjung terhadap produk Kubar sangat antusias, khususnya terhadap olahan ikan sungai khas Muara Pahu berupa kerupuk ikan belida dan haruan yang menjadi primadona selama pameran.

“Responsnya luar biasa. Orang-orang antre ingin mencoba, dan banyak juga yang ingin membeli. Tapi saya hanya membawa setengah kilogram, momentum ini bisa membuka peluang besar pemasaran produk lokal ke pasar internasional,” kata Syahbandi kepada Korankaltim.com Senin (24/11/2025). 

Minat serupa ditunjukkan oleh pihak diplomatik. Perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Filipina menyampaikan ketertarikan untuk mendorong pengurusan ekspor produk ikan olahan ke Filipina dalam waktu dekat.

Selain kerupuk ikan, Syahbandi memperkenalkan lima varian nasi tradisional Kubar dari total 70 varian yang tengah disusun dalam buku kuliner, serta sanga cabe ikan lele dan belida. 

Produk kerajinan lokal turut menarik perhatian, diantaranya Keriongk dari Linggang Melapeh dan ikat kepala berbahan serat daun doyo karya pemuda Tanjung Isuy.

Produk tersebut bahkan dibagikan kepada finalis Miss World Filipina dan mendapat respons positif. “Mereka sangat happy. Bangga sekali bisa membawa identitas Kubar ke panggung internasional,” papar Syahbandi.

Di hari penutupan, stan Kubar kembali menarik perhatian berkat Kopi Linggang dan Gula Semut Minta yang banyak dipuji karena cita rasa dan kualitasnya.
Syahbandi berterima kasih kepada pihak yang membantu keberangkatannya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dan Wiwin Gunawan selaku founder Pipo Shop yang mendukung biaya keberangkatan dan pulang,” tutupnya.

Editor: Aspian Nur

Tags:

Ekonomi BisnisBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi Bisnis.