Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi Bisnis

Inflasi Kaltim Januari 2026 Capai 3,76 Persen, Samarinda Berada Posisi Tertinggi

Adi Putra
2 Februari 2026
0 views
2 min
Grafik dari data BPS Kaltim terkait inflasi yang terjadi di Kaltim (istimewa).

Penulis : */M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) di  Kalimantan Timur pada Januari 2026 tercatat sebesar 3,76 persen. 

Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan harga secara umum dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur Mas’ud Rifai melalui Ketua Tim Stat Distribusi Ariyanti Cahyaningsih menjelaskan, inflasi  tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) Kaltim yang berada pada level 109,84. Dari seluruh kabupaten dan kota yang menjadi wilayah penghitungan, inflasi tertinggi terjadi di Kota Samarinda.

“Inflasi year on year tertinggi tercatat di Kota Samarinda sebesar 4,33 persen dengan IHK 109,82, sementara inflasi terendah terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 2,75 persen dengan IHK 109,12,” kata Ariyanti dalam keterangan resminya, Senin (2/2/2026).

Inflasi y-on-y di Kaltim terutama dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran. Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga mencatat kenaikan tertinggi sebesar 10,06 persen, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meningkat 15,91 persen.

Selain itu kenaikan harga juga terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,74 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,46 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,59 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 1,41 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,33 persen; serta kelompok transportasi sebesar 0,70 persen.

Ada  beberapa kelompok pengeluaran yang justru mengalami penurunan indeks harga. Kelompok pakaian dan alas kaki tercatat turun 1,01 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun 1,37 persen, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan sebesar 0,35 persen.

“Pergerakan harga ini menunjukkan adanya dinamika yang berbeda antar kelompok pengeluaran, dengan tekanan inflasi yang masih didominasi kebutuhan dasar dan layanan tertentu,” jelasnya.

Sementara itu secara bulanan, tingkat inflasi month to month (m-to-m) Kalimantan Timur pada Januari 2026 tercatat sebesar 0,04 persen. Adapun inflasi year to date (y-to-d) hingga Januari 2026 juga berada pada level 0,04 persen.

BPS akan terus memantau perkembangan harga dan pola konsumsi masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pengendalian inflasi di daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat Kalimantan Timur.


Editor Aspian Nur 


Tags:

Ekonomi BisnisBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Ekonomi Bisnis.