Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Memasuki usia ke-21, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda menegaskan langkah transformasi dengan menggeser strategi bisnis sekaligus memperkuat inovasi layanan di tengah dinamika industri perhotelan.
Assistant Director of Sales, Cikita Sepfaly Wowling, menyebut peringatan anniversary bukan sekadar seremonial, tetapi momentum evaluasi dan adaptasi terhadap perubahan pasar. Puncak perayaan sengaja digelar usai Ramadan dan dirangkai dengan halal bihalal bersama mitra strategis.
“Ini jadi momen mempererat hubungan dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga media,” ujarnya.
Sebelumnya, pada peringatan hari jadi 16 Maret, pihak hotel lebih dulu menggelar kegiatan sosial dengan melibatkan anak panti asuhan. Agenda tersebut diisi edukasi tentang bullying dan kekerasan terhadap anak, hasil kolaborasi dengan komunitas “Saatnya Bergerak”, serta doa bersama karyawan.
Mengusung tema “Zenith Inspire”, manajemen menekankan arah baru perusahaan yang tidak hanya mempertahankan capaian, tetapi juga mendorong inovasi berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui pembaruan fasilitas seperti renovasi ruang pertemuan, ballroom, pemasangan videotron, hingga peningkatan kualitas kamar.
Di sisi bisnis, perubahan signifikan terlihat dari strategi pasar. Ketergantungan pada segmen pemerintah mulai dikurangi, dengan memperluas penetrasi ke sektor korporasi dan komunitas.
“Sekarang kami lebih fleksibel. Tidak hanya fokus pada satu segmen, tapi membuka peluang dari berbagai lini,” jelasnya.
Strategi tersebut mulai berdampak positif. Kontribusi pasar korporasi yang sebelumnya berada di kisaran 10–15 persen kini meningkat melampaui 20 persen.
Selain itu, kolaborasi dengan komunitas lokal, seperti penyelenggaraan event musik jazz, turut menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan kunjungan.
Sebagai penutup rangkaian anniversary, hotel juga menggelar kegiatan internal berupa pemberian penghargaan kepada karyawan berprestasi serta kebersamaan bersama keluarga karyawan.
Di usia yang memasuki dua dekade lebih, manajemen berharap langkah transformasi ini mampu memperkuat daya saing sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Editor: Erwin




