Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hiriyah, penjual hewan kurban mulai tampak di sejumlah titik di Kecamatan Tenggarong. Salah satu pedagang yang sudah mulai menggelar lapaknya di Jalan Pesut.
Penjual Hewan Kurban, Rahman mengatakan bahwa dirinya sudah mulai menjual hewan kurban sejak satu minggu lalu. Hewan kurban yang di jual sebanyak 40 ekor sapi jenis Bali yang didatangkan dari Sulawesi.
Ia menjelaskan, harga sapi yang di jual bervariasi, mulai dari Rp17 juta hingga Rp28 juta per ekor.
“Untuk warga Tenggarong dan sekitarnya yang berminat bisa langsung datang ke Jalan Pesut, di bawah gunung berdekatan dengan Hotel Fatma,” Jelas Rahman, Rabu (29/4/2026).
Selain itu, Rahman juga menjamin seluruh sapi yang dijualnya telah memenuhi standar konsumsi dan sesuai dengan syariat kurban. Aspek kesehatan menjadi prioritas utama dalam menjajakan hewan kurban.
Kata dia, sebelum dikirim ke Kalimantan Timur (Kaltim) Kabupaten Kukar, seluruh sapi telah melewati pemeriksaan kesehatan yang ketat dan masa karantina di daerah asalnya.
“Proses pengecekan kesehatan memang memakan waktu cukup lama, tapi kami memaklumi karena ini sangat. Sebelum izin kesehatan keluar, sapi tidak boleh dikirim. Ini penting untuk memastikan hewan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit,” ungka Rahman.
Rahman optimistis pada 2026 hewan kurban akan habis terjual. Persiapan yang lebih awal serta jaminan kesehatan hewan menjadi modal utamanya dalam menarik minat para pembeli di Tenggarong.
Editor: Erwin




