Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Ekonomi Bisnis

Harga TBS Sawit Produktif Sentuh Puncak, Tanaman Tua Mulai Alami Penurunan Nilai

Koran Kaltim
16 Juli 2026
0 views
2 min
Ilustrasi kebun kelapa sawit. (Foto: Dinas Perkebunan Kaltim)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Usia tanaman kelapa sawit terbukti berpengaruh terhadap nilai jual tandan buah segar (TBS).

Berdasarkan penetapan harga periode I Juli 2026 di Kalimantan Timur (Kaltim), tanaman berumur 10 hingga 20 tahun masih menjadi yang paling produktif dengan harga TBS tertinggi mencapai Rp3.477,55 per kilogram.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, mengatakan penetapan harga tersebut mengacu pada hasil rapat tim penetapan harga TBS pekebun mitra. Selain mempertimbangkan usia tanaman, penetapan juga dipengaruhi oleh penguatan harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar global.

“Harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp14.938,62 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp12.603,14 per kilogram,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan daftar harga, TBS dari tanaman berumur tiga tahun dihargai Rp3.053,46 per kilogram. Nilai tersebut terus meningkat menjadi Rp3.150,84 per kilogram pada usia empat tahun, Rp3.238,17 per kilogram pada usia lima tahun, Rp3.309,06 per kilogram pada usia enam tahun, hingga Rp3.452,82 per kilogram pada usia sembilan tahun.

Harga tertinggi dicapai tanaman berumur 10 hingga 20 tahun, yakni Rp3.477,55 per kilogram. Namun setelah melewati usia tersebut, harga mulai mengalami penurunan. 

TBS dari tanaman berumur 21 tahun ditetapkan Rp3.426,62 per kilogram, usia 22 tahun Rp3.357,23 per kilogram, usia 23 tahun Rp3.282,28 per kilogram, usia 24 tahun Rp3.244,92 per kilogram, dan usia 25 tahun Rp3.214,22 per kilogram.

Muzakkir menjelaskan, daftar harga tersebut menjadi acuan bagi pekebun yang telah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS), khususnya petani plasma. 

“Penetapan harga juga diharapkan mampu memberikan kepastian bagi petani dalam menjual hasil panen mereka,” bebernya.

Menurutnya, keberadaan harga acuan menjadi langkah untuk menjaga stabilitas harga TBS di tingkat petani sekaligus mengurangi potensi permainan harga di lapangan, sehingga kesejahteraan pekebun sawit di Kaltim dapat terus meningkat.

Editor: Erwin

Tags:

Ekonomi BisnisBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Ekonomi Bisnis.