Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kebakaran menghanguskan bangsalan sembilan pintu dan satu ruko di RT 07, Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Minggu (20/9/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan lima kepala keluarga (KK) dengan total delapan jiwa kehilangan tempat tinggal.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan), Fida Hurasani, mengatakan petugas Pos Sektor Kecamatan Loa Janan langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
“Anggota langsung bergerak menuju lokasi permukiman penduduk itu, sampai di sana api sudah membesar,” ujarnya kepada Korankaltim.com.
Sebanyak tujuh personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman menggunakan armada truk Kajamaa serta peralatan pendukung berupa nozel dan selang 1,5 inci. Petugas berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke bangunan rumah lainnya.
Fida menjelaskan, proses pemadaman berlangsung sejak pukul 02.40 Wita hingga situasi dinyatakan kondusif pada pukul 06.30 Wita.
“Upaya pemadaman berlangsung selama empat jam, dari pukul 02.40 Wita sampai situasi dinyatakan kondusif pada pukul 06.30 Wita,” jelasnya.
Proses pemadaman api berjalan lancar berkat sinergi dan bantuan dari berbagai pihak di lapangan, termasuk Redkar Loa Janan, Loa Janan Ilir, Redkar Gabungan Samarinda, Water Truck (WT) perusahaan, warga setempat, relawan SIGAP, Koramil Loa Janan, serta Polsek Loa Janan.
Selain menghanguskan bangunan, kebakaran tersebut berdampak terhadap lima KK yang terdiri dari delapan jiwa. Disdamkar Matan memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu.
“Alhamdulillah saat kejadian warga semuanya terbangun sehingga tidak ada korban luka bakar maupun jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.
Untuk penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dan total kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.
Editor: Erwin




