Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, KUKAR - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda di Kelurahan Margomulyo menggelar rangkaian edukasi bagi siswa SDN 007 Samboja Barat, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan yang berlangsung pada 23-24 Juli 2026 itu mengangkat materi anti-bullying, cuci tangan yang baik dan benar, serta tata cara berwudu sesuai tuntunan.
Salah satu pemateri, Hany, mengatakan sosialisasi anti-bullying bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa bullying memiliki dampak buruk bagi korban maupun pelaku. Harapannya mereka berani menolak perundungan dan saling menghormati satu sama lain,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Minggu (2/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan dengan berbagai bentuk bullying, mulai dari fisik, verbal, sosial hingga siber. Materi disampaikan melalui diskusi interaktif, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab sehingga peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Pada hari berikutnya, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan edukasi perilaku hidup bersih melalui praktik mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Pemateri, Aris Saputra, menjelaskan bahwa kebiasaan mencuci tangan merupakan langkah sederhana yang efektif mencegah penyebaran penyakit.
“Melalui praktik langsung, kami berharap siswa terbiasa mencuci tangan pada waktu-waktu penting, seperti sebelum makan dan setelah beraktivitas, sehingga kebiasaan hidup bersih dapat diterapkan setiap hari,” katanya.
Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai tata cara berwudu yang dipandu Fadillah. Materi yang diberikan meliputi syarat, rukun, sunnah, hingga hal-hal yang membatalkan wudu, kemudian dilanjutkan dengan praktik bersama para siswa.
Menurut Fadillah, pembelajaran tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan tata cara beribadah yang benar, tetapi juga menanamkan nilai kebersihan dan kedisiplinan sejak usia dini.
“Wudu mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan sekaligus membentuk kebiasaan disiplin sebelum melaksanakan ibadah,” tuturnya.
Seluruh rangkaian kegiatan mendapat sambutan antusias dari para siswa. Mereka aktif mengikuti diskusi, menjawab pertanyaan, hingga mempraktikkan setiap materi yang diberikan.
Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa KKN UINSI Samarinda berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta didik dalam membangun karakter, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Editor: Erwin




