Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Pendidikan

Salat Istisqa di SMAN 9 Samarinda, Lebih 600 Siswa Berdoa Ditengah Kemarau

Koran Kaltim
4 September 2026
0 views
•2 min
Pelaksanaan Salat Istisqa di SMAN 9 Samarinda. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Menghadapi kondisi kemarau dan dampak lingkungan yang semakin terasa di Samarinda, SMAN 9 Jalan Giri Rejo Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda menggelar salat istisqa di lapangan sekolah Jumat (4/9/2026) pagi tadi.

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 600 siswa dari kelas X, XI dan XII bersama para guru. Sejumlah tokoh masyarakat, anggota DPRD, alumni, serta perwakilan Dinas Pendidikan turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 9 Samarinda Cornelius Talar mengatakan, pelaksanaan salat istisqa merupakan inisiatif para guru untuk mengajak seluruh warga sekolah melakukan ikhtiar di tengah kondisi kemarau.

“Hari ini SMA Negeri 9 mengkhususkan waktu untuk anak-anak beribadah lewat salat istisqa, salat yang dikhususkan untuk meminta hujan,” kata Cornelius.

Kemarau saat ini tidak hanya berdampak pada berkurangnya debit air, tetapi juga memicu persoalan lain seperti kualitas udara yang menurun, kebakaran, serta suhu panas yang semakin terasa.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap langkah pemerintah dalam menghadapi dampak kemarau. Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan sejumlah upaya, termasuk modifikasi cuaca dan pengerahan petugas pemadam kebakaran.

“Tujuan kami membantu pemerintah. Pemerintah sudah berencana melaksanakan modifikasi cuaca, tetapi sampai hari ini belum ada hasil. Pemerintah juga sudah mengerahkan pemadam kebakaran,” sebut Cornelius lagi.

Sementara Guru Pendidikan Agama Islam SMAN 9 Samarinda Firhan menambahkan, salat istisqa menjadi bagian dari pembelajaran karakter bagi para siswa.

Momentum tersebut tidak hanya mengajarkan siswa untuk berdoa meminta hujan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

“Ini sebenarnya adalah tingkat keperluan kami sebagai warga Indonesia, sebagai warga SMA Negeri 9 untuk melaksanakan salat istisqa, yaitu salat meminta hujan kkarena keadaan bumi sekarang ini dalam keadaan kekeringan dan polusi udara,” kata Firhan.

Kepedulian terhadap lingkungan juga terus ditanamkan melalui pembelajaran di sekolah. Siswa diberikan pemahaman mengenai pengelolaan sampah hingga larangan membakar sampah sembarangan.

“Yang kami tanamkan adalah kepedulian. Ada pelajaran mengenai bagaimana mengelola sampah, kemudian bagaimana kita tidak boleh membakar sampah dan sebagainya,” ujar  Firhan lagi.

Dalam ajaran Islam, salat istisqa merupakan salah satu ikhtiar yang dianjurkan ketika terjadi kekeringan.

“Secara agama mengajarkan untuk melaksanakan salat istisqa. Ini bagian daripada amalan sunnah ketika terjadi kekeringan dan polusi udara,” ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap siswa tidak hanya memahami nilai keagamaan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan di tengah kondisi kemarau yang berdampak luas terhadap masyarakat. 

Editor: Aspian Nur

Tags:

PendidikanBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Pendidikan.