KORANKALTIM.COM, TANJUNG SELOR - Peringatan Hari UMKM Nasional menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap kebutuhan pelaku usaha di Kalimantan Utara, salah satunya melalui kemudahan akses permodalan.
Anggota Komisi II DPRD Kaltara, Adinata Kusuma, menilai akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting bagi UMKM untuk memulai maupun mengembangkan usaha.
Menurut Adinata, kemudahan memperoleh modal perlu diikuti dengan skema pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi pelaku usaha. Hal ini penting agar pelaku UMKM, terutama yang baru merintis usaha, tidak kesulitan mendapatkan dukungan modal dari lembaga keuangan.
“Pelaku UMKM membutuhkan akses permodalan yang mudah dan sesuai dengan kemampuan usahanya. Ini penting agar usaha yang baru tumbuh bisa berkembang dan yang sudah berjalan dapat meningkatkan kapasitasnya,” kata Adinata, pekan ini.
Ia menilai pemerintah daerah bersama lembaga perbankan memiliki peran dalam membuka akses pembiayaan yang lebih ramah bagi pelaku UMKM. Tidak hanya dari sisi persyaratan, tetapi juga melalui informasi dan pendampingan agar pelaku usaha memahami pilihan pembiayaan yang tersedia.
Adinata juga mengingatkan bahwa penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan akses modal. Pembiayaan harus diarahkan untuk mendukung kegiatan usaha yang produktif sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar dan memperkuat pendapatan pelaku usaha.
“Permodalan harus menjadi bagian dari upaya membangun UMKM yang mandiri. Ketika aksesnya terbuka dan dimanfaatkan secara produktif, UMKM bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi daerah,” ujarnya. (adv)




