Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Minimalkan Potensi Kebocoran Penerimaan Pajak Daerah

Koran Kaltim
13 Agustus 2026
0 views
1 min
Ketua Komisi II DPRD Kaltara, Pdt. Robenson Tadem. (Foto: Istimewa)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG SELOR - DPRD Kaltara terus mendorong pengawasan pajak yang lebih efektif dan terpadu guna meminimalkan potensi kebocoran penerimaan, serta memperkuat kemandirian fiskal daerah. 

Ketua Komisi II DPRD Kaltara, Pdt. Robenson Tadem, mengatakan pengawasan perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memastikan potensi pajak daerah terdata dan dikelola sesuai ketentuan.

Pengawasan tersebut mencakup sejumlah sumber penerimaan pajak, di antaranya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan, Pajak Rokok, Pajak Alat Berat, serta Opsen Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Robenson mengatakan verifikasi lapangan menjadi bagian penting dalam pengawasan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang dimiliki pemerintah daerah dengan kondisi objek pajak di lapangan.

"Verifikasi lapangan diperlukan untuk memastikan data dan kewajiban perpajakan berjalan sesuai ketentuan," kata Robenson.

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara terpadu dapat memperkecil celah kebocoran sekaligus memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai potensi penerimaan pajak daerah.

"Pengawasan harus berbasis data dan kondisi di lapangan. Dengan begitu, potensi penerimaan dapat dihitung dan dikelola secara lebih optimal," ujarnya. (Adv)

Editor: Aspian Nur

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.