Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

DPRD Kaltara Soroti SiLPA APBD, Serapan Anggaran Diminta Lebih Maksimal

Koran Kaltim
29 Juli 2026
0 views
2 min
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, saat menandatangani dokumen Persetujuan Bersama Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. (Foto: Istimewa)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Achmad Djufrie, menilai optimalisasi pelaksanaan anggaran masih menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah. 

Hal itu disampaikannya usai DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Menurut Achmad Djufrie, setiap program yang telah disusun seharusnya dapat dijalankan sesuai rencana, sehingga anggaran yang dialokasikan tidak banyak tersisa di akhir tahun.

“Kalau bisa jangan ada SiLPA yang besar. Artinya setiap OPD harus bekerja maksimal agar anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, tentunya sesuai program yang telah direncanakan,” kata Achmad Djufrie, pekan ini.

Ia menjelaskan, besarnya serapan anggaran bukan hanya persoalan angka dalam laporan keuangan. Lebih dari itu, realisasi anggaran berkaitan langsung dengan pelaksanaan program dan pelayanan yang diterima masyarakat.

Karena itu, ia mendesak seluruh perangkat daerah terus memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, agar anggaran yang telah disepakati bersama dapat dimanfaatkan secara optimal.

Ia juga kembali mengingatkan pentingnya menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurutnya, penyelesaian rekomendasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Evaluasi seperti ini penting agar pelaksanaan APBD dari tahun ke tahun semakin baik. Yang paling utama, anggaran yang sudah disiapkan benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program dan pelayanan,” tutupnya. (Adv)

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.