Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Kasus Sabu Seret Honorer DLH Bontang, Sahib Dorong Tes Urine Massal

Koran Kaltim
30 Juli 2026
0 views
2 min
Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Salah satu pegawai honorer Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang ditangkap polisi usai diduga mengedarkan narkotika jenis sabu.

Kejadian ini pun mendapatkan sorotan dari Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. Ia mengatakan bahwa kejadian ini harus menjadi evaluasi bagi dinas terkait.

“Kejadian ini sangat mencoreng citra instansi pemerintah daerah. Sangat disayangkan seorang pegawai honorer yang seharusnya memberikan teladan justru terjerat dalam jaringan peredaran gelap narkotika,” ujarnya, Kamis (30/7/2026)

Ia menjelaskan, kejadian penangkapan oknum pegawai instansi pemerintah ini menunjukkan perlunya ada langkah tegas dan konkret. 

Ia menilai, lingkungan pemerintahan kota harus menjadi tempat yang aman dan terbebas dari segala bentuk aktivitas peredaran barang haram tersebut.

Menurutnya, sebagai bentuk tindak lanjut pencegahan, maka perlu dilakukan tes urine secara serentak bagi seluruh pegawai DLH. Tindakan ini dilakukan untuk mengetahui apakah masih terdapat oknum karyawan lainnya yang menggunakan narkotika.

“Dengan tes urine kita dapat mengetahui status seluruh karyawan bersih atau tidak dari barang-barang haram itu,” ungkapnya.

Jika dalam pelaksanaan tes urine nanti ditemukan pegawai yang terbukti positif menggunakan narkoba, maka sanksi tegas harus dijatuhkan. 

Dia berharap, kejadian ini bisa ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. DLH Bontang juga wajib melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. (Adv)

Editor: Erwin

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.