Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

SPMB Disorot, DPRD Kaltara Ingatkan Potensi Praktik Tak Sesuai Aturan

Koran Kaltim
30 Juli 2026
0 views
1 min
Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Muhammad Hatta. (Foto: Istimewa)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG SELOR – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) kembali menjadi perhatian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), pekan ini. 

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Muhammad Hatta, mengatakan persoalan yang muncul di tengah masyarakat bukan semata-mata soal aturan SPMB. Yang menjadi perhatian justru jika terdapat praktik di luar ketentuan dalam proses penerimaan murid.

“Yang menjadi perhatian masyarakat bukan pada regulasinya, tetapi kalau ada praktik-praktik di luar ketentuan yang berlaku,” kata Hatta.

Karena itu, Hatta menilai keterbukaan dalam proses penerimaan penting untuk dijaga. Informasi mengenai mekanisme maupun hasil penerimaan perlu dapat diketahui secara jelas oleh masyarakat.

“Kalau semuanya dilakukan secara terbuka, tentu masyarakat bisa melihat prosesnya dengan jelas. Jangan sampai ada hal-hal yang kemudian menimbulkan persepsi negatif,” ujarnya.

Menurut Hatta, transparansi juga menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses SPMB, terlebih ketika jumlah peminat dan daya tampung sekolah tidak selalu seimbang.

RDP tersebut dihadiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, jajaran kepala SMA/SMK, serta Forum Adat Bulungan. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan pembahasan Komisi IV terkait pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027. (Adv)

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.