Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Dino Adrian Minta Pelaksanaan SPMB Jadi Momen Perbaikan Pendidikan

Koran Kaltim
30 Juli 2026
0 views
1 min
Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Dino Adrian. (Foto: Istimewa)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG SELOR – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dino Adrian, menilai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 perlu menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki layanan pendidikan di Kaltara.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kaltara bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jajaran kepala SMA/SMK, serta Forum Adat Bulungan, pekan ini. 

Dino mengatakan kondisi pendidikan di Kaltara memiliki tantangan tersendiri, terutama karena karakteristik wilayah yang mencakup daerah perbatasan dan kawasan 3T.

“Pelaksanaan SPMB ini kita jadikan momentum untuk melihat kembali apa yang masih perlu diperbaiki dalam sistem pendidikan kita,” kata Dino.

Menurutnya, kebijakan penerimaan murid perlu mempertimbangkan kondisi setiap daerah. Ia menilai penerapan aturan yang sama perlu tetap melihat situasi dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Karakteristik wilayah kita berbeda-beda, apalagi ada daerah perbatasan dan 3T. Jadi memang perlu ada ruang untuk menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Dino juga menekankan pentingnya memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan.

“Yang paling penting, jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan hanya karena persoalan sistem atau keterbatasan kondisi di daerahnya,” tutupnya. (Adv)

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.