Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Data Belum Akurat, DPRD Soroti Capaian UHC 2026 di Nunukan dan Tarakan

Koran Kaltim
31 Juli 2026
0 views
2 min
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, saat memimpin rapat koordinasi tentang keberlanjutan program JKN. (Foto: Istimewa)

KORANKALTIM.COM, TARAKAN – Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan menjadi perhatian dalam upaya pencapaian target Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara). Kedua daerah tersebut dinilai masih memerlukan langkah percepatan agar cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat terus meningkat.

Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi Komisi IV DPRD Kaltara bersama Pemerintah Provinsi Kaltara, BPJS Kesehatan, serta pemerintah kabupaten dan kota yang membahas keberlanjutan Program JKN.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta segera melakukan verifikasi dan validasi data peserta JKN. Langkah itu dinilai penting agar data kepesertaan lebih akurat sekaligus mendukung pencapaian target UHC pada 2026.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, mengatakan pembaruan data harus menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah karena menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan di sektor kesehatan.

“Kalau data peserta sudah valid, pemerintah akan lebih mudah menentukan langkah yang tepat. Jangan sampai ada masyarakat yang berhak justru belum terakomodasi dalam program JKN,” katanya, pekan ini.

Menurut Syamsuddin, koordinasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan juga perlu terus diperkuat agar proses pembaruan data berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

“Jadi bukan sekadar mengejar target UHC, tetapi memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. Karena itu, kami berharap semua daerah bergerak bersama menyelesaikan persoalan data kepesertaan,” ujarnya. (Adv)

Editor: Erwin

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Koran Kaltim

2

Penulis di kategori Advertorial.