Peringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan GuruPeringati Hari Kebaya Nasional, Saeful Rizal Tegaskan Penting Mencintai Budaya BangsaGedung Baru Ekraf PPU di Penajam Siap Beroperasi, jadi Pusat Aktivitas Pelaku Kreatif‎Fun Bike Hari Bhayangkara ke-80 di Mahulu Dipenuhi Ribuan PesertaMesir Hentikan Langkah Australia Lewat Drama Adu PenaltiDiduga Jadi Lokasi Prostitusi dan Peredaran Miras, Aktivitas Wisma dan Kafe Ilegal di Santan Ulu Resahkan WargaKebutuhan Minyak Capai 1,6 Juta Barel per Hari, PHI Tekankan Pentingnya Produksi DomestikOmbudsman Kaltim Terima 278 Akses Masyarakat, Didominasi Aduan Penundaan LayananHadiri Rakernas ADPSI 2026, Achmad Djufrie Tegaskan Komitmen Pelestarian LingkunganGelar Sosper di Nunukan Timur, Rismanto Dorong Budaya Hidup SehatSosialisasikan Perda Pendidikan di Nunukan, Rismanto Tampung Aspirasi Soal Fasilitas dan Guru
Advertorial

Dino Andrian Ajak Warga Tarakan Pahami Pentingnya Budaya Literasi

Adi Putra
4 Agustus 2026
0 views
2 min
Pelaksanaan Sosialisasi Ranperda yang diselenggarakan Anggota DPRD Kaltara dapil I Tarakan, Dino Andrian. (istimewa)

KORANKALRIM.COM, TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Tarakan, Dino Andrian, menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi, akhir pekan kemarin.

Dalam kegiatan tersebut, Dino mengajak masyarakat memahami pentingnya regulasi yang tengah dibahas DPRD Kaltara sebagai landasan untuk membangun budaya membaca sekaligus memperkuat ekosistem perbukuan di daerah.

Menurutnya, peningkatan literasi tidak bisa dibebankan hanya kepada sekolah atau perpustakaan. Peran keluarga, komunitas, hingga pemerintah juga dibutuhkan agar minat baca masyarakat terus tumbuh.

“Kalau budaya membaca sudah menjadi kebiasaan, masyarakat akan lebih mudah menyerap informasi, berpikir kritis, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Itu yang ingin kita dorong melalui ranperda ini,” ujar Dino.

Ia menjelaskan, ranperda tersebut juga diharapkan memberi ruang bagi berkembangnya dunia perbukuan di Kalimantan Utara, termasuk mendorong lahirnya penulis-penulis lokal serta memperluas akses masyarakat terhadap buku yang berkualitas.

“Harapan kami, perda ini nantinya tidak berhenti sebagai aturan di atas kertas. Yang lebih penting adalah bagaimana regulasi ini benar-benar melahirkan program yang berdampak dan bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Ranperda Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama pemerintah daerah. Regulasi tersebut disiapkan untuk memperkuat pengembangan literasi secara berkelanjutan, mulai dari penyediaan bahan bacaan, pengembangan perbukuan, hingga peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun budaya membaca di Kaltara. (adv)

Tags:

AdvertorialBerita TerkiniIndonesia

Bagikan Artikel:

Tentang Penulis

Adi Putra

2

Penulis di kategori Advertorial.