KORANKALTIM.COM, TARAKAN - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara H Muddain ST menilai kerja sama antara Kalimantan Utara dan Negeri Sabah Malaysia harus terus dijaga dan diarahkan pada manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah perbatasan.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri rangkaian Pertemuan Tim Teknis dan Sidang Ke-28 (9) Sosial Ekonomi Malaysia–Indonesia (Sosek Malindo) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara–Peringkat Negeri Sabah Tahun 2026 di Tarakan.
Menurut Muddain, forum Sosek Malindo bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk membahas persoalan bersama yang dihadapi kedua wilayah.
"Kerja sama ini jangan hanya berhenti pada pertemuan dan penandatanganan kesepakatan. Yang lebih penting adalah dampaknya bisa dirasakan masyarakat di kawasan perbatasan," kata Muddain.
Ia menyebut sejumlah isu yang dibahas dalam forum tersebut berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, perdagangan, sosial budaya hingga pengelolaan kawasan perbatasan.
"Kaltara dan Sabah memiliki hubungan yang sangat dekat. Karena itu, koordinasi dan komunikasi harus terus dijaga agar potensi yang ada bisa dimanfaatkan bersama," ujarnya.
Politikus Partai Demokrat itu juga berharap hasil-hasil pembahasan dalam forum Sosek Malindo dapat ditindaklanjuti secara konsisten oleh pemerintah kedua belah pihak.
"Kalau tindak lanjutnya berjalan baik, saya yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah perbatasan dan masyarakat yang tinggal di sana," tambahnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Muddain turut menghadiri jamuan makan malam bersama delegasi Negeri Sabah, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, serta sejumlah kepala daerah. Menurutnya, pertemuan seperti itu juga penting untuk mempererat hubungan antardelegasi dan membangun komunikasi yang lebih terbuka. (Adv)
Editor: Aspian Nur




